• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Monday, August 3, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
VivaIndonesia.News
  • Home
  • Headline
  • Nusantara
  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
  • Home
  • Headline
  • Nusantara
  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Viva Indonesia
No Result
View All Result
Home Nusantara

Reuni 212 Harus Tetap Damai, Publik Diminta Waspadai Penyusup

by Admin
December 1, 2025
in Nusantara
0
0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA — Sejumlah tokoh masyarakat dari Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah menegaskan pentingnya menjaga Reuni 212 agar tetap berlangsung damai serta terbebas dari kepentingan pihak-pihak yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa.

Para tokoh menilai Reuni 212 tidak boleh dimanfaatkan sebagai ruang politisasi agama maupun ajang adu domba yang dapat mengganggu stabilitas nasional.

Publik diminta bersikap tenang, dewasa, dan waspada terhadap kemungkinan hadirnya penyusup berkepentingan yang ingin mengalihkan tujuan kegiatan menjadi sarana provokasi atau tindakan anarki.

Salah satu tokoh NU, KH Robikin Emhas, menegaskan bahwa secara organisasi NU tidak akan terlibat dalam Reuni 212 apabila pesan yang disuarakan mengarah pada politisasi agama dan perpecahan sosial.

“Jangan dicederai dengan politisasi agama, jangan juga mau diadu domba, dipecah belah,” ujar Robikin Emhas kepada wartawan.

“Karena itu sama dengan merendahkan agama” imbuhnya.

Robikin menjelaskan bahwa sikap NU tersebut telah disampaikan kepada warga secara internal.

Ia berharap seluruh kader dapat mengikuti garis organisasi dan mampu menempatkan diri secara arif.

“Warga NU sangat paham merepresentasikan diri. Jadi tidak perlu ada arahan detail karena kami yakin mereka sudah paham dan bisa memilah mana yang diikuti,” jelasnya.

“Jangan melakukan hate speech atau tindakan yang menimbulkan permusuhan,” katanya.

Abdul Mu’ti, selaku tokoh Muhammadiyah, turut menegaskan bahwa secara organisasi Muhammadiyah tidak terlibat dalam Reuni 212.

Menurut Abdul Mu’ti, misi seperti “bela Islam” yang kerap disuarakan kelompok 212 tidak lagi relevan dengan kondisi saat itu karena nuansa politik lebih dominan dibandingkan pesan keagamaan.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas mengingatkan semua pihak agar tidak merespons isu Reuni 212 secara berlebihan.

“Oleh karena itu janganlah pihak-pihak lain meresponnya secara berlebihan,” ujar Anwar Abbas.

Ia menekankan pentingnya etika dalam menyampaikan pendapat.

“Hanya kalau mau menyampaikan pendapat dilakukan dengan baik, jangan mencela, menghina, apalagi mengejek,” tambahnya.

Seruan tersebut menegaskan bahwa Reuni 212 harus tetap berada dalam koridor damai, menjunjung persatuan umat, serta menolak segala bentuk provokasi dan perpecahan. (*)

Admin

Admin

Next Post

Pemerintah Perkuat Program MBG, Dukungan Akademisi Kian Menguat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Fundamental Ekonomi Makin Kuat, Provokasi “Indonesia Gelap” Hanya Ilusi

1 year ago

Harga Rumah Subsidi 2026 Tetap, Kabar Baik bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

5 months ago

Berita Populer

  • Hilirisasi dan PSN Papua Perkuat Fondasi Pertumbuhan Ekonomi Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hilirisasi Pertanian Perkuat Fondasi Ketahanan Pangan Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Moratorium SPPG Baru MBG Dilakukan untuk Penataan Tata Kelola Program

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hapkido Kaltim Layak Diperhatikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KONI Kaltim Pastikan Terus Dukung Pembinaan Hapkido

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Connect with us

No Result
View All Result

Category

  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org

About Us

Selamat datang di vivaindonesia.news. Portal berita informatif dan santun.

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

© 2025

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Nusantara
  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In