• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Wednesday, June 3, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
VivaIndonesia.News
  • Home
  • Headline
  • Nusantara
  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
  • Home
  • Headline
  • Nusantara
  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Viva Indonesia
No Result
View All Result
Home Nusantara

Lukai Masyarakat Sipil, DPR RI Dukung Penuh Pemerintah Menindak Tegas OPM

by Admin
April 19, 2025
in Nusantara
0
0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Tim Gabungan TNI-Polri berhasil mengevakuasi dan mengidentifikasi korban ke-16 yang menjadi korban pembantaian Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Yahukimo, Papua Pegunungan. Korban yang berhasil diidentifikasi bernama Ferdina Buma, yang merupakan seorang pekerja pendulang emas.

“Diidentifikasi sebagai Ferdina Buma, lahir di Nabire pada 30 April 1995, jenis kelamin laki-laki, dan berdomisili di Jalan Nabire-Ilaga KM 36, Kampung Rumusu, Papua Tengah,” jelas Karumkit RS Bhayangkara TK II Jayapura, AKBP Romy Sebastian.

Romy memastikan semua jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga.

“Ini adalah tanggung jawab kami sebagai bagian dari Polri dan tim kemanusiaan. Kami hadir bukan hanya untuk memberi kepastian identitas, tapi juga untuk menumbuhkan rasa kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran negara di tengah duka,” tuturnya.

Upaya evakuasi pun masih berlanjut. Dua korban selamat berhasil ditemukan setelah delapan hari bersembunyi di hutan.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Yusuf Sutejo, mengatakan proses penyisiran masih dilakukan untuk memastikan tidak ada korban yang tertinggal.

“Dua korban selamat ini berhasil menyelamatkan diri dan bersembunyi di hutan selama delapan hari. Alhamdulillah, mereka berhasil ditemukan dalam kondisi selamat,” ujar Yusuf.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira turut mengecam aksi brutal OPM di Yahukimo.

Menurut Andreas, tindakan kekerasan yang merenggut nyawa warga sipil tidak bisa dinormalisasi, apalagi dibenarkan dengan dalih perjuangan politik yang kerap digaungkan kelompok separatis.

“Kekerasan terhadap warga sipil, terlebih di daerah konflik, tidak boleh dianggap sebagai kejadian biasa,” tegasnya.

Andreas menyebut bahwa serangan OPM adalah pelanggaran berat terhadap nilai-nilai kemanusiaan yang dijamin konstitusi. Ia menolak narasi yang mencoba mempropagandakan kekerasan sebagai bentuk perlawanan sah.

“Negara harus menjamin masyarakat di Papua bisa hidup dengan tenang dan damai yang menjadi hak mereka,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa peristiwa berdarah di Yahukimo harus menjadi refleksi bersama bahwa pendekatan keamanan semata tidak cukup. Perlindungan HAM harus dilakukan secara utuh dan menyeluruh.

“Tentunya berbagai upaya yang dilakukan aparat keamanan dan pemerintah patut diapresiasi, namun tragedi ini harus menjadi refleksi bersama bahwa perlindungan HAM di Papua memerlukan pendekatan yang lebih komprehensif,” jelasnya.

Andreas mendorong sinergi lintas sektor—menggabungkan aspek keamanan, sosial, ekonomi, dan dialog damai—sebagai strategi utama menghadapi propaganda kelompok separatis yang menyesatkan.

Di tengah maraknya disinformasi dan propaganda kelompok separatis, publik harus lebih waspada. Kekejaman OPM bukan perjuangan, melainkan teror terhadap sesama anak bangsa yang harus dilawan bersama.

****

[edRW]

Admin

Admin

Next Post

RUU KUHAP Pertegas Tupoksi Aparat Penegak Hukum

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Hilirisasi Dinilai Jadi Jalan Kemandirian Ekonomi dan Penciptaan Lapangan Kerja

2 months ago

Pemerintah Berikan Diskon Tiket Jelang Mudik Lebaran 2026

4 months ago

Berita Populer

  • PP Pembatasan Penggunaan Medsos Bantu Awasi Anak Dalam Paparan Konten Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fenomena Mutasi ASN Pasca Pelantikan Kepala Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Pastikan Sistem Listrik Sumatra Pulih Total dan Evaluasi Terus Dilakukan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Perkuat Pengawasan MBG lewat Govtech dan Evaluasi Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pembuatan UU TNI Penuhi Mekanisme Perundang-Undangan dan Partisipasi Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Connect with us

No Result
View All Result

Category

  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org

About Us

Selamat datang di vivaindonesia.news. Portal berita informatif dan santun.

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

© 2025

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Nusantara
  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In