• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Monday, July 27, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
VivaIndonesia.News
  • Home
  • Headline
  • Nusantara
  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
  • Home
  • Headline
  • Nusantara
  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Viva Indonesia
No Result
View All Result
Home Nusantara

Progres Sekolah Rakyat Dipercepat Siap Tampung 30 Ribu Siswa

by Admin
February 5, 2026
in Nusantara
0
0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Pemerintah terus mempercepat realisasi Program Sekolah Rakyat sebagai bagian dari agenda besar pemerataan akses pendidikan nasional. Presiden Prabowo Subianto telah meresmikan operasional 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia beberapa waktu lalu.

Program ini dirancang untuk menjangkau anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, sekaligus menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini. Pemerintah menargetkan perluasan daya tampung secara bertahap hingga ratusan ribu siswa dalam beberapa tahun ke depan.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa dengan beroperasinya 166 Sekolah Rakyat pada tahun ini, jumlah siswa akan meningkat signifikan hingga akhir 2026. Saat ini, jumlah siswa Sekolah Rakyat tercatat sekitar 15.000 anak dan diproyeksikan mencapai 30.000 siswa pada akhir tahun ini.

“Kalau hari ini baru sampai 15.000, tapi saya dilaporkan akhir tahun ini capai 30.000, tapi ujungnya sasaran kita adalah tiap kampus Sekolah Rakyat adalah 1.000 murid, jadi sasaran kita 500.000 murid,” tutur Prabowo.

Ia menekankan bahwa Sekolah Rakyat merupakan investasi jangka panjang negara untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan.

Lebih lanjut, Presiden menjelaskan bahwa target akhir program ini adalah membangun ekosistem Sekolah Rakyat yang mampu menampung hingga 500.000 siswa secara nasional.

Setiap unit Sekolah Rakyat dirancang berkapasitas sekitar 1.000 murid dengan fasilitas pendidikan yang memadai dan berorientasi pada pembentukan karakter, kompetensi, serta kemandirian siswa.

Pemerintah memastikan pembangunan fisik dan sistem pembelajaran dilakukan secara bertahap namun terukur, agar kualitas pendidikan tetap terjaga seiring dengan perluasan jumlah sekolah.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menyampaikan bahwa Kementerian Sosial saat ini tengah mempersiapkan proses seleksi peserta didik Sekolah Rakyat untuk tahun berjalan. Ia memastikan alokasi kuota 30.000 siswa telah disiapkan dan akan segera direalisasikan seiring selesainya pembangunan gedung permanen.

“Kita lagi persiapan untuk seleksi tahun ini. Memang ada alokasi 30 ribu siswa tahun ini. Kalau semua gedung permanennya selesai, Insya Allah 30 ribu itu bisa ditampung,” ujar Gus Ipul.

Ia menegaskan bahwa sasaran utama Sekolah Rakyat adalah anak-anak dari keluarga miskin ekstrem (desil-1) dan miskin (desil-2), dengan penetapan calon siswa melalui keputusan kepala daerah.

Dukungan terhadap Program Sekolah Rakyat juga datang dari pemerintah daerah. Bupati Pinrang, Sulawesi Selatan, H.A. Irwan Hamid, menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh program prioritas nasional tersebut. Menurutnya, Sekolah Rakyat membuka akses pendidikan yang lebih adil bagi masyarakat kurang mampu.

“Keberadaan Sekolah Rakyat nantinya diharapkan mampu membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu sehingga dapat menciptakan kesempatan yang lebih adil dalam memperoleh pendidikan yang layak,” tegas Irwan.

Irwan menambahkan, Sekolah Rakyat diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral.

“Melalui Sekolah Rakyat, kita berharap lahir generasi muda yang intelek, adaptif terhadap perkembangan zaman, namun tetap menjunjung tinggi etika dan akhlak yang baik. Ini merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan masyarakat Pinrang,” pungkasnya.

Sekolah Rakyat dinilai menjadi manifestasi keberpihakan negara terhadap masa depan anak-anak dari keluarga paling rentan. Akses, kualitas, dan keberlanjutan pendidikan ditempatkan sebagai prioritas utama Sekolah Rakyat sebagai instrumen strategis memutus rantai kemiskinan sekaligus menyiapkan generasi yang berdaya saing dan berkarakter.

Admin

Admin

Next Post

Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Jadi Ruang Tumbuh Berdaya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Pemerintah Terapkan Replanting Lahan dalam Program Swasembada Pangan

1 year ago
Keseruan Roling  City bareng  Konten Kreator Yamaha Kaltim.  Merasakan Sensasi Kecanggihan Aerox Alpha Turbo

Keseruan Roling  City bareng  Konten Kreator Yamaha Kaltim.  Merasakan Sensasi Kecanggihan Aerox Alpha Turbo

1 year ago

Berita Populer

  • Stok BBM Nasional Aman, Pemerintah Pastikan Cadangan di Atas Standar Minimum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menkeu Sebut Efisiensi Anggaran Fokus Pada Manfaat Langsung untuk Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Targetkan 80 Sekolah Garuda Transformasi Terbangun pada 2029

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejurprov Catur Jadi Ajang Pembinaan Atlet Menuju Porprov hingga PON

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PFII Disiapkan Jadi Instrumen Baru Memperkuat Rupiah dan Daya Saing Keuangan RI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Connect with us

No Result
View All Result

Category

  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org

About Us

Selamat datang di vivaindonesia.news. Portal berita informatif dan santun.

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

© 2025

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Nusantara
  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In