• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Friday, April 17, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
VivaIndonesia.News
  • Home
  • Headline
  • Nusantara
  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
  • Home
  • Headline
  • Nusantara
  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Viva Indonesia
No Result
View All Result
Home Nusantara

Pemerataan Ekonomi Berkelanjutan Melalui Pengelolaan Bank Emas

by Admin
March 1, 2025
in Nusantara
0
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Pemerintah Indonesia terus berupaya mendorong pemerataan ekonomi melalui pembentukan bank emas atau bullion bank. Dalam acara peresmian tersebut Presiden Prabowo mengaku mengatakan membentuk Bank Emas agar mengantisipasi aliran emas Indonesia ke luar negeri.

“Peresmian layanan bank emas Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia untuk pertama kali dalam sejarah republik yang kita cintai,” ujar Prabowo saat meresmikan Bank Emas.

Prabowo menambahkan, Indonesia yang memiliki cadangan emas terbesar keenam di dunia, untuk pertama kalinya memiliki bank emas.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, mengungkapkan bahwa bank emas ini dapat memberikan dampak besar terhadap perekonomian nasional.

“Dari sisi ekonomi, bank emas berpotensi meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia sekitar Rp245 triliun serta menciptakan sekitar 800 ribu lapangan kerja,” ujar Erick dalam keterangannya baru-baru ini.

Selain itu, Erick menekankan bahwa bank emas akan memperkuat hilirisasi ekosistem emas nasional.

Masyarakat nantinya dapat melakukan berbagai transaksi seperti penitipan emas, perdagangan, simpanan, dan pembiayaan berbasis emas.

Dengan kebijakan ini, Erick optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat mencapai 8 persen. “Hilirisasi emas di Indonesia memberikan manfaat besar bagi negara dan masyarakat,” tambahnya.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga melihat bahwa pembentukan bank emas dapat meningkatkan likuiditas keuangan, menjaga stabilitas ekonomi, serta menjembatani keseimbangan antara pasokan dan permintaan emas di Indonesia.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman, mengungkapkan, “Potensi emas dalam negeri ini dapat dimobilisasi ke dalam sistem keuangan dan dimonetisasi melalui usaha bulion.”

Menurut data U.S. Geological Survey, Indonesia merupakan negara penghasil emas terbesar kedelapan dengan produksi tahunan mencapai 110 ton pada 2023. Cadangan emas Indonesia juga berada di peringkat keenam dunia dengan total 2.600 ton.

Sementara itu, pengamat perbankan dan praktisi sistem pembayaran, Arianto Muditomo, menilai bahwa keberadaan bank emas akan membawa manfaat besar bagi perekonomian nasional.

Menurutnya, bullion bank dapat mendorong diversifikasi produk keuangan, seperti kredit berbasis emas dan obligasi emas, serta meningkatkan inovasi di sektor keuangan berbasis komoditas.

“Hal ini akan memperkuat stabilitas pasar domestik, terutama di tengah gejolak ekonomi global,” ujar Arianto dalam wawancara dengan Antara.

Arianto juga menambahkan bahwa bank emas berpotensi meningkatkan diversifikasi cadangan devisa Indonesia, memperkuat daya saing industri tambang lokal, serta memberdayakan sektor pertambangan nasional. Dengan keterhubungan ke pasar internasional, bank emas dapat membuka peluang lebih luas bagi pelaku industri Indonesia dalam perdagangan emas global.

“Selain itu, bullion bank dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam perdagangan emas dunia sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi melalui optimalisasi sumber daya alam lokal,” katanya.

Admin

Admin

Next Post

Pemerintah Pastikan Penegakan Hukum dalam Kasus Pagar Laut Berjalan Transparan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Rumah Subsidi Dorong Perputaran Ekonomi di Wilayah Baru

10 months ago

WFA Jadi Strategi Efektif Cegah Kepadatan Arus Mudik Lebaran dan Nyepi

1 year ago

Berita Populer

  • Tak Lagi Bergantung, Koperasi Merah Putih Ubah Nasib Penerima Bansos

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koperasi Merah Putih Didorong untuk Perluas Distribusi Manfaat APBN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Konsisten Benahi MBG, Tindak Tegas Dapur Tak Sesuai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Survei Ungkap Tingkat Kepuasan Tinggi terhadap Pemerintahan Prabowo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Desak Evaluasi Dapur MBG, Maruli: Jangan Perlakukan Pekerja Seperti Tak Punya Hak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Connect with us

No Result
View All Result

Category

  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org

About Us

Selamat datang di vivaindonesia.news. Portal berita informatif dan santun.

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

© 2025

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Nusantara
  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In