• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Monday, July 27, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
VivaIndonesia.News
  • Home
  • Headline
  • Nusantara
  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
  • Home
  • Headline
  • Nusantara
  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Viva Indonesia
No Result
View All Result
Home Nusantara

Jaga Stabilitas Fiskal, Pemerintah Terapkan Kebijakan Efisiensi Bertahap

by Admin
February 15, 2025
in Nusantara
0
0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terus melakukan langkah strategis dalam menjaga stabilitas fiskal.

Salah satu kebijakan utama yang diterapkan adalah efisiensi belanja negara sebagaimana diatur dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025.

Dengan kebijakan ini, pemerintah menargetkan penghematan anggaran hingga Rp 306,6 triliun.

Kebijakan efisiensi yang diterapkan mencakup pengurangan belanja perjalanan dinas hingga 50 persen, pembatasan kegiatan seremonial dan Focus Group Discussion (FGD), serta pengurangan honorarium tim kerja.

Ekonom dan pengamat pasar keuangan, Ibrahim Assuabi, menilai kebijakan ini sebagai langkah positif dalam mengendalikan defisit anggaran.

“Pemerintah saat ini membutuhkan belanja besar untuk berbagai program pembangunan. Jika tidak diimbangi dengan efisiensi, maka akan semakin banyak obligasi yang harus diterbitkan untuk menutupi anggaran tersebut,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa dengan adanya efisiensi belanja negara, defisit anggaran dapat ditekan dan ketergantungan pada utang luar negeri bisa dikurangi.

Namun, di sisi lain, Ibrahim juga mengingatkan bahwa kebijakan ini berpotensi berdampak pada sektor bisnis yang selama ini bergantung pada kerja sama dengan pemerintah.

Meski demikian, ia meyakini bahwa penghematan ini akan memberikan ruang fiskal yang lebih besar bagi pemerintah untuk menjalankan program prioritas.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani, menegaskan bahwa langkah efisiensi ini tidak hanya bertujuan untuk menghemat anggaran, tetapi juga untuk meningkatkan akuntabilitas belanja negara.

“Dengan kebijakan ini, kita bisa memperbaiki kualitas belanja, termasuk dalam hal biaya operasional kementerian. Selain itu, efisiensi ini juga dapat menutup celah-celah yang selama ini berpotensi menimbulkan praktik korupsi,” ujarnya.

Presiden Prabowo sendiri telah beberapa kali menekankan pentingnya efisiensi dalam belanja negara.

Salah satu contoh implementasi efisiensi ini dapat dilihat pada Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), yang mengalami pemangkasan anggaran cukup signifikan.

Untuk tahun anggaran 2025, Kemkomdigi mengusulkan pengurangan belanja sebesar Rp 4,49 triliun atau sekitar 58,17 persen dari total pagu yang disetujui.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menganggap pemangkasan anggaran bukan sebagai beban, melainkan sebagai tantangan untuk menemukan cara kerja yang lebih efisien.

“Pada dasarnya, ini adalah tantangan menarik bagi kami. Masih banyak ruang untuk melakukan efisiensi tanpa mengurangi efektivitas kerja,” ujarnya.

Admin

Admin

Next Post

Pemerintah Cegah Pemborosan Anggaran Lewat Efisiensi, Fokus pada Program Prioritas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Hilirisasi Berkualitas Ciptakan Lapangan Kerja dan Dukung Asta Cita Presiden Prabowo

1 year ago

Gubernur Kalsel Optimis Presiden Hadiri Puncak Peringatan HPN 2025

2 years ago

Berita Populer

  • Stok BBM Nasional Aman, Pemerintah Pastikan Cadangan di Atas Standar Minimum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menkeu Sebut Efisiensi Anggaran Fokus Pada Manfaat Langsung untuk Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Targetkan 80 Sekolah Garuda Transformasi Terbangun pada 2029

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejurprov Catur Jadi Ajang Pembinaan Atlet Menuju Porprov hingga PON

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PFII Disiapkan Jadi Instrumen Baru Memperkuat Rupiah dan Daya Saing Keuangan RI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Connect with us

No Result
View All Result

Category

  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org

About Us

Selamat datang di vivaindonesia.news. Portal berita informatif dan santun.

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

© 2025

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Nusantara
  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In