• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Tuesday, October 27, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
VivaIndonesia.News
  • Home
  • Headline
  • Nusantara
  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
  • Home
  • Headline
  • Nusantara
  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Viva Indonesia
No Result
View All Result
Home Olahraga

IODI Kaltim Borong 25 Medali di Bali Open

by Viva Indonesia
July 14, 2026
in Olahraga
0
IODI Kaltim Borong 25 Medali di Bali Open
0
SHARES
18
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Pengurus Provinsi Ikatan Olahraga Dansa Indonesia (IODI) Kalimantan Timur mencatatkan hasil gemilang pada ajang Bali Open DanceSport National Competition X 2026 dengan memborong 25 medali dari penampilan lima atlet terbaiknya.

Kejuaraan yang berlangsung pada 11–12 Juli 2026 di Discovery Shopping Mall, Kuta, Bali, tersebut menjadi bagian dari agenda pembinaan sekaligus tolok ukur kesiapan atlet menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas), Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Nasional (PON), hingga PON 2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Lima atlet yang memperkuat kontingen Kalimantan Timur ialah Anastasya Jolie Vien, Jaceline Richie, Reyvan Michael Iroth, Nabila Gadistia, dan Najwa Kirey Sakura.

Dari keikutsertaan tersebut, Kaltim berhasil mengoleksi 15 medali emas, 7 medali perak, dan 3 medali perunggu, sehingga total meraih 25 medali. Selain itu, atlet Kaltim juga membawa pulang penghargaan individu. Reyvan Michael dinobatkan sebagai Juara Senior Teladan, sedangkan Jaceline Richie dan Najwa Kirey Sakura meraih predikat Juara Junior Terbaik.

Sekretaris Pengprov IODI Kalimantan Timur, Roni Andi Pangajoang, mengatakan keikutsertaan pada Bali Open merupakan bagian dari program pembinaan jangka panjang yang dirancang untuk mengukur perkembangan atlet sebelum menghadapi kompetisi nasional yang lebih bergengsi.

“Keikutsertaan tim Dansa Kaltim merupakan uji coba pembuka guna menyatukan langkah menuju Kejurnas, Babak Kualifikasi PON, dan PON 2028 di NTB dan NTT,” kata Roni.

Menurut Roni yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua IV KONI Kalimantan Timur, perkembangan olahraga dansa di daerah menunjukkan tren yang semakin positif. Hal itu terlihat dari meningkatnya minat masyarakat serta bertambahnya klub-klub dansa, khususnya di Samarinda dan Balikpapan.

Ia menyebut keberhasilan di Bali Open juga menjadi bukti keberhasilan proses regenerasi atlet. Dari lima atlet yang tampil, empat di antaranya merupakan wajah baru hasil pembinaan daerah.

“Empat atlet merupakan wajah baru. Hanya Jolie yang merupakan atlet senior. Dia andalan kami dan pernah meraih medali perunggu pada PON Aceh-Sumut,” ujarnya.

Bali Open DanceSport National Competition X diikuti sekitar 200 atlet dari berbagai daerah, antara lain Bali, Nusa Tenggara Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Timur. Sejumlah nomor bergengsi dipertandingkan, termasuk kategori Pre-Amateur Latin dan FFA Waltz.

Usai tampil di Bali, IODI Kalimantan Timur akan mengalihkan fokus menghadapi Kejuaraan Nasional Dansa ke-16 yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 14–16 Agustus 2026. Pada ajang tersebut, IODI Kaltim berencana mengirimkan 33 orang yang terdiri atas atlet, pelatih, dan ofisial untuk mengikuti sekitar 40 nomor pertandingan.

Roni menilai Kejurnas akan menjadi indikator penting dalam mengukur kekuatan atlet dari seluruh Indonesia sekaligus menjadi bagian dari persiapan menuju PON 2028.

Sebelumnya, pada PON Aceh-Sumut, cabang olahraga dansa Kalimantan Timur berhasil menyumbangkan 1 medali emas, 2 medali perak, dan 2 medali perunggu. Capaian tersebut mengantarkan dansa masuk sebagai salah satu dari 12 cabang olahraga unggulan yang menjadi fokus pembinaan KONI Kalimantan Timur.

Roni pun menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan KONI Kaltim atas dukungan yang terus diberikan terhadap pembinaan olahraga dansa.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan yang diberikan. Dukungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan prestasi olahraga dansa Kalimantan Timur di tingkat nasional,” pungkasnya. (*)

Viva Indonesia

Viva Indonesia

Next Post

Integrasi Layanan dalam Kopdes Merah Putih Perkuat Kemandirian Ekonomi Desa

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Kebijakan Bansos Pemerintah untuk Jaga Daya Beli Masyarakat

12 months ago
Ketua Umum PWI Pusat Buka Konfrensi Kerja PWI Kaltim

Ketua Umum PWI Pusat Buka Konfrensi Kerja PWI Kaltim

2 years ago

Berita Populer

  • MBG 2.0 Diperkuat dengan Sinkronisasi Data dan Standar Sanitasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tahun Ajaran Baru, Sekolah Rakyat Dipastikan Berorientasi pada Akademik dan Karakter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengamat Nilai Regulasi Jadi Kunci Cegah Ancaman Siber dan Spionase Asing

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Tekankan Integritas sebagai Benteng Anti Korupsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekosistem Media Digital Nasional Diperkuat lewat Regulasi AI yang Transparan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Connect with us

No Result
View All Result

Category

  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org

About Us

Selamat datang di vivaindonesia.news. Portal berita informatif dan santun.

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

© 2025

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Nusantara
  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In