• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Friday, June 19, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
VivaIndonesia.News
  • Home
  • Headline
  • Nusantara
  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
  • Home
  • Headline
  • Nusantara
  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Viva Indonesia
No Result
View All Result
Home Nusantara

Tingkat Adiksi Digital Meningkat, PP TUNAS Jadi Solusi Pengendalian

by Admin
April 29, 2026
in Nusantara
0
0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, – Pemerintah menghadirkan langkah strategis melalui Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 sebagai respons terhadap meningkatnya tingkat adiksi digital pada anak dan remaja. Regulasi ini dinilai sebagai kebijakan progresif yang menempatkan kepentingan anak sebagai prioritas utama dalam ekosistem digital yang semakin kompleks.

Pakar pendidikan, Najelaa Shihab, menyebut kehadiran PP TUNAS sebagai terobosan penting dalam merespons krisis global terkait dampak teknologi digital terhadap generasi muda. Menurutnya, penyusunan regulasi ini bukan hal mudah, terutama karena harus berhadapan dengan berbagai kepentingan, termasuk industri teknologi.

“Ini adalah capaian besar. Untuk pertama kalinya, kepentingan anak benar-benar menjadi dasar utama dalam regulasi digital,” ujarnya.

Najelaa menjelaskan bahwa dampak penggunaan teknologi digital, khususnya media sosial, kini telah menjadi isu global yang sejajar dengan krisis kemanusiaan dan lingkungan. Berbagai kajian internasional menunjukkan bahwa penggunaan digital yang tidak terkendali berdampak signifikan terhadap perilaku serta kesehatan mental anak.

Namun demikian, ia menilai bahwa dibandingkan isu global lainnya, persoalan digital justru memiliki solusi yang lebih konkret melalui kebijakan yang tepat. “Isu digital ini bisa kita atasi dengan langkah nyata, salah satunya melalui perlindungan anak,” jelasnya.

Salah satu keunggulan utama PP TUNAS adalah kejelasan dalam mendefinisikan risiko digital secara komprehensif. Regulasi ini tidak hanya mencakup konten berbahaya atau penyalahgunaan data, tetapi juga secara tegas memasukkan adiksi digital sebagai risiko utama yang harus dikendalikan.

Menurut Najelaa, pengakuan terhadap adiksi sebagai risiko merupakan langkah maju yang jarang dilakukan oleh negara lain. “Adiksi ini kunci. Bukti ilmiah menunjukkan dampaknya setara dengan kecanduan lain seperti rokok atau alkohol, tetapi sering diabaikan,” tegasnya.

Ia juga menyoroti bahwa dampak krisis digital tidak dirasakan secara merata. Anak-anak dari kelompok rentan, terutama di wilayah terpencil dan keluarga kurang mampu, justru menjadi pihak yang paling terdampak. Oleh karena itu, keterlibatan seluruh elemen masyarakat menjadi sangat penting dalam memastikan perlindungan anak berjalan efektif.

Dalam konteks pendidikan, Najelaa menegaskan bahwa literasi digital harus dibangun di atas fondasi kemampuan dasar seperti membaca, berpikir kritis, dan interaksi sosial. Pendekatan ini dinilai penting agar anak tidak hanya cakap teknologi, tetapi juga memiliki ketahanan mental yang kuat.

“Justru kreativitas dan kemampuan berpikir tumbuh dari pengalaman nyata. Setelah itu kuat, baru literasi digital bisa berkembang dengan baik,” ujarnya.

Keberhasilan implementasi PP TUNAS, lanjutnya, sangat bergantung pada sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah, sekolah, orang tua, hingga masyarakat luas. Dengan pendekatan yang komprehensif dan berbasis bukti, regulasi ini diharapkan mampu menjadi solusi nyata dalam mengendalikan adiksi digital sekaligus melindungi masa depan generasi muda Indonesia.

Admin

Admin

Next Post

Dari UU PPRT hingga Museum Marsinah, Pemerintah Perkuat Komitmen untuk Buruh

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Judi Daring 100 Persen Penipuan dan Hanya Untungkan Bandar

1 year ago

Koperasi Desa Merah Putih Pilar Baru Pertumbuhan Ekonomi Lokal

1 year ago

Berita Populer

  • Waspada Provokasi, Pemerintah Pastikan Perbaikan Ekonomi Tetap Berjalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Refocusing APBN 2027 Perkuat Subsidi dan Program Rakyat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Substitusi Impor LPG Dipercepat, Pemerintah Jaga Stabilitas Energi Rumah Tangga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Jaga Tarif Listrik Subsidi dan Non-Subsidi Tetap Berlaku Sesuai Golongan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Kemiskinan Nasional Turun, Pemerintah Optimistis Capai Target 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Connect with us

No Result
View All Result

Category

  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org

About Us

Selamat datang di vivaindonesia.news. Portal berita informatif dan santun.

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

© 2025

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Nusantara
  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In