• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Friday, April 17, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
VivaIndonesia.News
  • Home
  • Headline
  • Nusantara
  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
  • Home
  • Headline
  • Nusantara
  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Viva Indonesia
No Result
View All Result
Home Nusantara

Penghargaan Negara kepada Soeharto: Wujud Kematangan dalam Melihat Sejarah

by Admin
November 14, 2025
in Nusantara
0
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, pemberian penghargaan negara kepada Presiden ke-2 RI, Soeharto, kembali menjadi sorotan publik dan memunculkan diskusi luas mengenai cara bangsa ini memaknai sejarahnya. Di tengah perdebatan yang muncul, langkah tersebut justru dapat dipandang sebagai bentuk kematangan bangsa dalam melihat perjalanan sejarah secara lebih utuh dan proporsional.

Indonesia memiliki sejarah panjang yang tidak hanya diwarnai keberhasilan, tetapi juga dinamika politik, ekonomi, dan sosial yang kompleks. Mengakui peran Soeharto dalam fase-fase penting pembangunan nasional merupakan bagian dari upaya melihat sejarah secara komprehensif, tanpa mengabaikan catatan kritis yang menyertainya.

Ketua MUI Bidang Fatwa, Asrorun Niam Sholeh, menyatakan bangsa besar adalah bangsa yang menghargai pemimpinnya. Pihaknya menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan hanya bersifat simbolik, tetapi juga menjadi momentum memperkuat nilai kebangsaan dan persatuan.

“Setiap mantan presiden yang telah tiada layak diangkat sebagai pahlawan nasional. Mereka telah berjuang dan berkorban saat memimpin negeri. Masyarakat tidak boleh menyimpan dendam dan mengungkit keburukan masa lalu, karena tidak ada orang yang sempurna” kata Asrorun.

Senada, Menteri Kebudayaan, Fadli Zon mengungkapkan tidak ada bukti yang menunjukkan Soeharto terlibat dalam peristiwa genosida 1965–1966. Menurutnya, penilaian terhadap tokoh bangsa harus berdasarkan data yang objektif, bukan stigma politik atau kepentingan tertentu.

“Tuduhan-tuduhan itu tidak pernah dibuktikan secara hukum maupun fakta sejarah yang valid,” ujarnya.

Koordinator Pusat BEM Kristiani Seluruh Indonesia (KSI), Charles Gilbert menilai Soeharto berhasil membangun pondasi kokoh bagi kemajuan bangsa. Ia menata ekonomi, memperkuat ketahanan nasional, dan membangun infrastruktur besar yang manfaatnya masih dirasakan hingga kini.

“Soeharto adalah arsitek stabilitas nasional. Memberikan gelar Pahlawan Nasional kepadanya adalah bentuk keadilan sejarah,” ucap Charles.

Selama lebih dari tiga dekade kepemimpinannya, Soeharto memimpin Indonesia melalui berbagai program pembangunan yang meletakkan fondasi ekonomi dan stabilitas politik nasional. Di bawah rezim Orde Baru, Indonesia berhasil menurunkan tingkat kemiskinan, memperluas akses pendidikan dasar, membangun infrastruktur, serta memperkuat ketahanan pangan melalui program-program seperti transmigrasi dan swasembada beras.

Di era ketika polarisasi politik mudah terjadi, kemampuan bangsa untuk bersikap lebih dewasa terhadap sejarah menjadi krusial. Melihat masa lalu secara objektif memungkinkan masyarakat membangun dialog kebangsaan yang lebih sehat, tidak sekadar terjebak pada dikotomi hitam-putih. Pada akhirnya, penghargaan negara kepada Soeharto dapat menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan bangsa, memperkuat rekonsiliasi historis, dan menegaskan bahwa kedewasaan berbangsa terletak pada keberanian menghadapi sejarah secara jujur dan proporsional.

Langkah pemerintah memberikan penghargaan dapat dimaknai sebagai upaya berdamai dengan masa lalu tanpa menghapus kritik terhadap periode tersebut. Penghargaan ini bukan bentuk glorifikasi, melainkan pengakuan atas fakta sejarah bahwa kepemimpinan Soeharto memiliki pengaruh signifikan terhadap arah pembangunan Indonesia.

Admin

Admin

Next Post

Publik Diimbau Tak Terprovokasi Isu Penolakan Gelar Pahlawan Soeharto

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Danantara Diisi Tenaga Profesional Demi Kuatkan Fondasi Investasi Nasional

1 year ago

Pemerintah Tegas Jaga Lingkungan dalam Investasi Tambang di Raja Ampat

10 months ago

Berita Populer

  • Tak Lagi Bergantung, Koperasi Merah Putih Ubah Nasib Penerima Bansos

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koperasi Merah Putih Didorong untuk Perluas Distribusi Manfaat APBN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Konsisten Benahi MBG, Tindak Tegas Dapur Tak Sesuai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Survei Ungkap Tingkat Kepuasan Tinggi terhadap Pemerintahan Prabowo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Desak Evaluasi Dapur MBG, Maruli: Jangan Perlakukan Pekerja Seperti Tak Punya Hak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Connect with us

No Result
View All Result

Category

  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org

About Us

Selamat datang di vivaindonesia.news. Portal berita informatif dan santun.

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

© 2025

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Nusantara
  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In