• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Friday, September 11, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
VivaIndonesia.News
  • Home
  • Headline
  • Nusantara
  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
  • Home
  • Headline
  • Nusantara
  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Viva Indonesia
No Result
View All Result
Home Nusantara

Keluar dari Middle Income Trap, Pemerintah Kawal Pertumbuhan Ekonomi Daerah

by Admin
September 10, 2026
in Nusantara
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Pemerintah memperkuat pengawalan pertumbuhan ekonomi di daerah sebagai bagian dari strategi membawa Indonesia keluar dari jebakan pendapatan kelas menengah atau middle income trap. Penguatan ekonomi daerah diarahkan tidak hanya mengejar angka pertumbuhan, tetapi juga memastikan konsumsi masyarakat, investasi, belanja pemerintah, produktivitas, dan penciptaan lapangan kerja bergerak secara berkelanjutan.

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menegaskan pemerintah pusat bersama pemerintah daerah akan mengawal pertumbuhan ekonomi secara lebih serius. Hal itu disampaikannya saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang dirangkaikan dengan Rilis Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota Triwulan II 2026 di Jakarta, Senin (7/9).

“Spesifik mengenai masalah pertumbuhan ekonomi dan kita akan betul-betul kawal juga sama-sama. Karena kita ingin keluar dari negara berkembang, terjebak pada pendapatan kelas menengah, middle income trap. Salah satu kuncinya adalah pertumbuhan ekonomi harus tinggi, bila perlu double digit,” kata Tito.

Dari sisi belanja, Kemendagri terus mengevaluasi realisasi anggaran daerah agar tidak terjadi penumpukan belanja pada akhir tahun. Percepatan belanja dinilai penting agar anggaran segera beredar di masyarakat dan memberikan efek pengganda terhadap sektor swasta. Pemerintah daerah juga didorong mempermudah investasi agar modal baru dapat masuk, membuka lapangan kerja, dan menggerakkan aktivitas ekonomi lokal.

Sementara itu, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menilai pertumbuhan ekonomi tinggi harus berjalan beriringan dengan peningkatan produktivitas dan pemerataan. Ia mengatakan Indonesia telah keluar dari kategori negara berpendapatan rendah sejak 1993, tetapi belum berhasil melompat menjadi negara berpendapatan tinggi. Karena itu, percepatan pertumbuhan menjadi kebutuhan strategis.

“Pertumbuhan ekonomi yang tinggi tetap menjadi kebutuhan Indonesia. Pertumbuhan tersebut diperlukan untuk memperbesar kapasitas produksi nasional, memperluas kesempatan kerja, serta meningkatkan daya saing industri,” ujar Rachmat.

Rachmat menambahkan, agenda pembangunan ke depan perlu ditopang penguatan produktivitas, peningkatan investasi, dan percepatan industrialisasi yang menciptakan pekerjaan berkualitas. Bappenas juga mendorong inovasi dan kekayaan intelektual sebagai sumber pertumbuhan baru agar ekonomi tidak terus bergantung pada eksploitasi sumber daya alam.

Dengan pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,61 persen pada Triwulan I 2026, pemerintah memiliki modal untuk memperkuat momentum tersebut. Pengawalan hingga tingkat kabupaten dan kota menjadi penting agar pertumbuhan semakin merata, produktif, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat langkah Indonesia menuju negara berpendapatan tinggi.

Admin

Admin

Next Post

Penanganan Karhutla Diperkuat, Penegakan Hukum Dipastikan Transparan dan Tegas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Jangan Terprovokasi Isu Palsu yang Beredar, DPR RI Telah Jawab Aspirasi Rakyat dengan Hapus Tunjangan

1 year ago

Seluruh Elemen Masyarakat Kompak Jaga Stabilitas Keamanan Tanah Papua

6 months ago

Berita Populer

  • Presiden Prabowo Pastikan Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah Signifikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IKA SMADA Segera Gelar Mubes

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Optimalkan Potensi SDA Demi Cita-Cita Swasembada Energi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Agusriansyah Ridwan Pimpin IBCA MMA Kaltim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Subsidi Benih Padi Dorong Peningkatan Produktivitas Petani dan Ketahanan Pangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Connect with us

No Result
View All Result

Category

  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org

About Us

Selamat datang di vivaindonesia.news. Portal berita informatif dan santun.

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

© 2025

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Nusantara
  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In