• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Thursday, August 6, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
VivaIndonesia.News
  • Home
  • Headline
  • Nusantara
  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
  • Home
  • Headline
  • Nusantara
  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Viva Indonesia
No Result
View All Result
Home Nusantara

Kecanduan Judi Daring Menyebabkan Kerugian Finansial dan Masalah Mental

by Admin
May 24, 2025
in Nusantara
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Fenomena kecanduan Judi Daring kian mengkhawatirkan karena tidak hanya menimbulkan kerugian finansial, tetapi juga berdampak serius terhadap kesehatan mental masyarakat.

Psikiater RSUD Banyumas, dr. Hilma Paramita, Sp.KJ, menegaskan bahwa Judi Daring tidak bisa dianggap sepele.

“Permainan ini merusak lebih dari sekadar keuangan pribadi. Banyak pasien yang datang mengalami kecemasan berat, depresi, bahkan muncul keinginan untuk mengakhiri hidup,” ungkapnya.

Berdasarkan data terbaru dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), perputaran uang dari aktivitas Judi Daring di Indonesia terus mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Pada tahun 2024 perputaran dana mencapai Rp900 triliun, dan kembali meningkat pada tahun 2025 hingga menembus Rp1.200 triliun.

Namun, terdapat penurunan perputaran dana pada kuartal pertama tahun 2025 sebesar 47 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dijelaskan lebih lanjut oleh dr. Hilma, Judi Daring bekerja dengan algoritma yang membuat pemain terus terdorong untuk bermain.

“Mereka terus mengejar kemenangan atau membalas kekalahan, menciptakan ilusi yang sulit dilepaskan,” katanya.

Adiksi ini diperkuat oleh pelepasan dopamin di otak saat berjudi, yang memicu sensasi euforia.

Pakar kejiwaan dari Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman, dr. Taufik Hidayanto, Sp.KJ, menyoroti dampak serius Judi Daring terhadap kesehatan mental masyarakat.

“Judi Daring menjadi bisnis yang sangat menggiurkan bagi pelaku, namun di balik itu ada banyak keluarga yang hancur akibat kerugian dan tekanan mental,” ungkap dr. Taufik.

Ia menjelaskan bahwa tekanan tersebut dapat memunculkan berbagai gangguan perilaku. “Hal ini memicu gangguan perilaku seperti impulsivitas, kemarahan, bahkan pikiran bunuh diri,” ujarnya.

Sebagai langkah penanganan, dr. Taufik menekankan perlunya intervensi medis sebelum pasien menjalani terapi lanjutan.

“Obat antiansietas dan antidepresan bisa membantu menstabilkan kondisi pasien agar dapat melanjutkan ke terapi psikologis,” jelasnya.

Menurutnya, penggunaan obat-obatan psikiatri sangat dibutuhkan untuk menekan gejala impulsif dan depresi.

Selain medis, dukungan keluarga dan edukasi masyarakat sangat penting.

Aplikasi pembatas waktu bermain dan kegiatan alternatif seperti olahraga bisa membantu mencegah kecanduan.

Perencana keuangan Andy Nugroho mengingatkan, kecanduan ini sering memaksa individu menjual aset atau bahkan mencuri demi berjudi.

“Kehilangan uang, keluarga retak, bahkan bisa berujung pada tindak kriminal,” katanya.

Ia menekankan bahwa judi bukan investasi, melainkan permainan yang hanya mengandalkan keberuntungan.

“Investasi punya dasar logis. Judi hanya membawa kerugian,” tegasnya.

Admin

Admin

Next Post

Penghapusan Outsourcing Dianggap Solusi Permanen Atasi Upah Minimum

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Plt. Kadisdikbud Kaltim Nilai MPLS Berjalan Baik

Plt. Kadisdikbud Kaltim Nilai MPLS Berjalan Baik

1 year ago

Penyaluran KUR Akan Diperluas Lewat Koperasi Merah Putih

2 weeks ago

Berita Populer

  • Pemerintah Perkuat Program Elektrifikasi Desa demi Pemerataan Listrik Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 52 Juta Masyarakat Indonesia Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis dari Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Utang Luar Negeri Indonesia Tetap Aman, Rasio terhadap PDB Stabil dan Terkendali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Delapan Tahun Jalan Alternatif Longsor Santan Ulu Tak Kunjung Terbangun, Aliran Dana Bantuan Rp420 Juta Diselidiki Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Beras 30 Kg Disalurkan Mulai 17 Agustus sebagai Kado Kemerdekaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Connect with us

No Result
View All Result

Category

  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org

About Us

Selamat datang di vivaindonesia.news. Portal berita informatif dan santun.

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

© 2025

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Nusantara
  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In