• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Monday, October 26, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
VivaIndonesia.News
  • Home
  • Headline
  • Nusantara
  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
  • Home
  • Headline
  • Nusantara
  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Viva Indonesia
No Result
View All Result
Home Nusantara

Pemerintah Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Perluas Program Sekolah Rakyat

by Admin
December 3, 2025
in Nusantara
0
0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Pemerintah semakin memperkuat langkah kolaboratif untuk memperluas jangkauan serta meningkatkan kualitas layanan Program Sekolah Rakyat. Upaya ini dilakukan melalui sinergi lintas kementerian, dengan tujuan memastikan akses pendidikan yang merata dan berkualitas bagi seluruh anak Indonesia.

Langkah terbaru terlihat dari kerja sama antara PT Pos Indonesia dan Kementerian Sosial (Kemensos) RI, yang ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI), Bandung, Jawa Barat. Kerja sama tersebut mencakup dukungan sarana, prasarana, dan pemberian beasiswa bagi lulusan Sekolah Rakyat yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di ULBI.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan upaya konkret dalam memperkuat pondasi pendidikan inklusif dan berkelanjutan. “Kami melakukan MoU di mana PT Pos akan memberikan dukungan pada Sekolah Rakyat melalui beberapa program. Diantaranya memberikan beasiswa kepada lulusan Sekolah Rakyat yang memiliki bakat untuk kuliah di Universitas Logistik dan Bisnis Internasional,” ujarnya.

Plt. Direktur Utama PT Pos Indonesia, Haris, menegaskan bahwa dukungan tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama antara Kemensos, PT Pos Indonesia, dan para pemangku kepentingan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui layanan pendidikan. Menurutnya, kolaborasi ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mencakup sejumlah program strategis.

“Kolaborasi dengan Kemensos mencakup berbagai bidang, mulai dari pembangunan kapasitas dan literasi sosial masyarakat, pendidikan dan pelatihan serta pemberdayaan ekonomi, penyediaan fasilitas dan dukungan operasional, hingga program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk Sekolah Rakyat,” terang Haris. Ia berharap upaya ini dapat memperkuat pelayanan sosial yang modern, adaptif, dan berdampak luas.

Di sisi lain, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) turut mempercepat pembangunan infrastruktur pendidikan melalui Program Sekolah Rakyat Tahap II yang kini memasuki fase konstruksi di berbagai wilayah. Setelah merampungkan renovasi 165 Sekolah Rakyat Rintisan Tahap I, pembangunan tahap lanjutan kini dilakukan di 104 lokasi di seluruh Indonesia.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa percepatan pembangunan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul. “Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul. Kementerian PU ingin memastikan fasilitas pendidikan ini dibangun secara cepat dan berkualitas,” ujarnya.

Sejumlah lokasi konstruksi tahap II telah dimulai, termasuk di Provinsi Kalimantan Tengah—meliputi Kabupaten Gunung Mas, Kabupaten Katingan, Kabupaten Kotawaringin Timur, dan Kota Palangka Raya. Di Kalimantan Selatan, progres pembangunan juga berjalan di Kabupaten Banjarbaru, Kabupaten Barito Kuala, dan Kabupaten Tanah Bumbu.

Program Sekolah Rakyat Tahap II dirancang untuk menampung hingga 112.320 siswa melalui penyediaan 3.744 rombongan belajar (rombel), terdiri atas 1.872 rombel SD, 936 rombel SMP, dan 936 rombel SMA. Seluruh konstruksi dibangun permanen di atas lahan 5–10 hektare yang disiapkan pemerintah daerah. Pembangunan ini ditargetkan rampung dan siap mendukung penyelenggaraan pendidikan pada Tahun Ajaran 2026/2027.

Melalui sinergi yang berkelanjutan, pemerintah berharap Program Sekolah Rakyat mampu menjadi solusi jangka panjang dalam pemerataan pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di berbagai daerah. Program ini menegaskan komitmen pemerintah untuk menghadirkan layanan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. (*)

Admin

Admin

Next Post

Ekspansi Distribusi Program MBG Terus Dilakukan Hingga ke Daerah Perbatasan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Perkuat DTSEN, Pemerintah Tutup Celah Penyalahgunaan Bansos untuk Judi Daring

10 months ago

Mendukung Peran Mahasiswa Berantas Judi Online

2 years ago

Berita Populer

  • Sekolah Rakyat Terintegrasi Dinilai Berhasil Tingkatkan Disiplin dan Kepercayaan Diri Siswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Forki Kaltim Raih Medali Internasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Kaji Ulang, Pastikan Penerima MBG Lebih Tepat Sasaran dan Transparan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonomi Kreatif Didorong Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Perkuat Hilirisasi Riset untuk Energi, Pangan, dan Ekonomi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Connect with us

No Result
View All Result

Category

  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org

About Us

Selamat datang di vivaindonesia.news. Portal berita informatif dan santun.

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

© 2025

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Nusantara
  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In