• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Friday, April 17, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
VivaIndonesia.News
  • Home
  • Headline
  • Nusantara
  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
  • Home
  • Headline
  • Nusantara
  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Viva Indonesia
No Result
View All Result
Home Nusantara

Penindakan OPM oleh Aparat Jadi Sinyal Tegas Negara Tidak Toleransi OPM

by Admin
August 23, 2025
in Nusantara
0
0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Nabire – Penangkapan anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) oleh aparat keamanan melalui Operasi Damai Cartenz menegaskan sikap negara yang tidak memberikan ruang sedikit pun bagi aksi terorisme di Tanah Papua. Langkah tegas ini bukan hanya penegakan hukum, tetapi juga sinyal kuat bahwa kedaulatan bangsa tidak dapat diganggu oleh kelompok bersenjata yang berupaya menciptakan ketakutan.

Peristiwa yang memicu penindakan ini terjadi pada 13 Agustus 2025 di KM 128 Distrik Siriwo, Nabire, Papua Tengah, ketika dua anggota kepolisian, Brigadir Muhammad Arif Maulana dan Bripda Nelson Runaki, menjadi korban penembakan brutal. Aksi yang didokumentasikan pelaku untuk disebarkan ke publik itu menunjukkan adanya motif propaganda selain teror bersenjata.

Operasi yang dipimpin Brigjend Pol Faizal Ramadhani berhasil menangkap Siprianus Weya, anggota TPNPB-OPM yang diketahui sebagai bagian dari tim media kelompok tersebut.

“Penangkapan ini membuktikan bahwa kelompok bersenjata tidak hanya bergerak di lapangan, tetapi juga menggunakan media sebagai alat propaganda separatis,” tegas Brigjen Faizal Ramadhani.

Selain Siprianus, lima anggota jaringan Aibon Kogoya turut diamankan bersama barang bukti berupa ponsel, jaket, noken, dan perlengkapan lain. Dari temuan ponsel, aparat mengungkap pola komunikasi yang dipakai kelompok ini dalam menyebarkan konten propaganda untuk memperkuat narasi separatisme.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, menegaskan bahwa masyarakat Papua diminta tetap tenang.

“Masyarakat jangan terprovokasi isu menyesatkan yang kerap dimainkan kelompok separatis. Aparat hadir untuk melindungi dan menjamin keamanan warga,” ujar Kombes Yusuf Sutejo.

Penindakan tegas ini dinilai sebagai bentuk perlindungan negara terhadap masyarakat Papua dari ancaman kelompok bersenjata. OPM kerap menggunakan pola sel terputus sehingga aksi mereka berpotensi muncul meski anggota kunci ditangkap. Karena itu, pengawasan ketat dan strategi intelijen akan terus dikembangkan agar mata rantai teror dapat diputuskan sejak dini.

Menurut Brigjend Pol Faizal Ramadhani, keberhasilan ini tidak hanya soal proses hukum.

“Dengan mengamankan pelaku dan jaringannya, negara memutus rantai propaganda separatis sekaligus mencegah perekrutan anggota baru,” pungkas Brigjend Pol Faizal Ramadhani.

Ke depan, operasi keamanan akan terus berjalan beriringan dengan pembangunan sosial-ekonomi di Papua. Pemerintah menekankan bahwa penindakan ini bukan ditujukan kepada masyarakat Papua secara umum, melainkan kepada kelompok kecil yang berusaha menciptakan instabilitas. Sebagian besar masyarakat Papua menginginkan kedamaian dan kemajuan, bukan konflik berkepanjangan.

Penangkapan anggota OPM dalam kasus penembakan di Nabire menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam menjaga kedaulatan. Aparat bergerak cepat, tegas, dan profesional demi memastikan Papua tetap aman sebagai bagian integral dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Langkah ini menunjukkan bahwa negara tidak pernah mundur menghadapi ancaman terorisme, melainkan berdiri kokoh menegakkan hukum dan melindungi rakyat.

Admin

Admin

Next Post

Jaga Semangat Nasionalisme di Tengah Fenomena Simbol Budaya Pop Bendera Bajak Laut

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Sambut Hari Buruh, GNK Serukan Perayaan May Day Damai dan Riang Gembira

12 months ago

Pemerintah Tegaskan Koperasi Desa Merah Putih Dorong Pemerataan Ekonomi

5 months ago

Berita Populer

  • Tak Lagi Bergantung, Koperasi Merah Putih Ubah Nasib Penerima Bansos

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koperasi Merah Putih Didorong untuk Perluas Distribusi Manfaat APBN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Konsisten Benahi MBG, Tindak Tegas Dapur Tak Sesuai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Survei Ungkap Tingkat Kepuasan Tinggi terhadap Pemerintahan Prabowo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Perkuat Talenta Global Lewat Sekolah Garuda Berbasis Pendidikan Bermutu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Connect with us

No Result
View All Result

Category

  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Opini
  • Uncategorized

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org

About Us

Selamat datang di vivaindonesia.news. Portal berita informatif dan santun.

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

© 2025

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Nusantara
  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In